"Sebelum Kamu Mengeluh"

SEBELUM KAMU MENGELUH

01]. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

02]. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

03]. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

04]. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam
hidupnya.

05]. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman
hidup

06]. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

07]. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya
mandul

08]. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu
tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan

09]. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

10]. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka
mempunyai pekerjaan seperti anda.

11]. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

12]. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

a. Life is a gift
b. Live it...
c. Enjoy it...
d. Celebrate it...
e. And fulfill it.

13]. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu

14]. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan

15]. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya,,,

16]. It's true you don't know what you've got until it's gone, but it's
also true You don't know what you've been missing until it arrives!!!

"Undangan Bu Menkes Negri Sebelah"

Undangan dari Menteri Kesehatan: Pesta Pernikahan Spektakuler Malam Ini!

Menkes mantu dengan pesta megah, bikin jembatan es senilai Rp 250 juta

Anda ingin jadi saksi sebuah pesta pernikahan termahal tahun ini yang digelar oleh birokrat? Hadiri dan liput acara pesta pernikahan putra Menkes Fadil Supardi di Hotel Dharmawangsa negri sebelah, mulai pukul 19.00 WIB. Atau Anda ingin punya pengalaman hidup tiada duanya: meniti jembatan es senilai Rp 250 juta yang menghubungkan satu ruangan dengan ruangan lainnya?

Menurut rencana, malam ini (Sabtu, 26/, Menkes Fadil Supardi akan
menikahkan putranya, Jody Imam Prabowo Sutejo, dengan seorang gadis bernama Ayu Harsuci. Putra Tunggal? Ya betul, putra, bukan putri! Jody baru saja diwisuda dari sebuah perguruan tinggi swasta termahal di negri sebelah. Usai akad nikah di Perumahannya Jl. Denpasar Raya, malam ini ia bikin pesta megah di Hotel Dharmawangsa.

Sebelumnya, keluarga Menkes sudah pesan tempat di Balai Kartini, namun karena venue tersebut tak bisa dipakai untuk membangun jembatan es, pesanan dibatalkan. Dalam sejarah perkabinetan sejak masa Orba, baru satu menteri yang tercatat menggunakan Ballroom Hotel Dharmawangsa yang bertarif mahal untuk pesta perkawinan, yaitu mantan Mentamben Ginandjar Kartasasmita. Namun, biaya pesta pernikahan pesta putra Menkes ini memang tak semahal pesta ulang tahun Sultan Brunei Hasanal Bolkiah, cuma menghabiskan duit sekira Rp 15 miliar saja.

Sebulan lalu panitia tebar sekira 4.000 lembar undangan yang dikemas mewah, dan dipastikan Presiden Negri Sebelah dan Wapresnya, serta beberapa Menteri Kabinet mereka akan setor muka di pesta nan mewah tersebut. Mereka akan jadi saksi sebuah perhelatan terakbar di negeri sebelah yang punya banyak hutang itu.

Mereka akan lupakan sejenak virus flu burung, lumpur panas Lapindo, jeritan korban gempa, tsunami, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan balita kurang gizi, serta perut lapar kaum papa. Peduli apa mereka dengan jeritan rakyat tiap harinya?

Sudah menjadi tradisi di negeri ini, kalau ada Menteri mantu, karyawan
departemen dilibatkan sepenuhnya. Orang-orang dinas di daerah juga ikut sibuk, 'saweran' dan todong kiri kanan atas bawah untuk beli kado yang pantas dipersembahkan ke Jakarta. Dalam tradisi kerajaan masa lalu, itu setara dengan upeti.

Artinya selama kurang lebih dua bulan sebelumnya, mereka harus dan kudu sibuk mengurusi persiapan untuk pesta itu. Telpon sana telpon sana minta sumbangan buat menambal biaya pesta. Dari beberapa perusahaan farmasi macam Kimia Farma, Biofarma, dan lainnya paling tidak terkumpul miliaran rupiah. Artinya, selama ini mereka - para birokrat - tak mengurusi pekerjaan utamanya yaitu mengabdi untuk kepentingan rakyat agar bisa hidup lebih sehat. Apa itu rakyat? I don't care!

Berikut antisipasi tanya jawab yang sudah disiapkan oleh Menkes apabila ada pertanyaan dari rekan-rekan wartawan:

Tanya:
Bu Menkes, negeri ini lagi susah, kenapa Ibu bikin pesta semegah ini?

Menkes:
Ya memang, saya ikut prihatin dengan kondisi negeri ini. Tapi harus
diingat ya, pernikahan kan Insya Allah cuma sekali seumur hidup. Jadi
wajar dong kalau dipestakan dengan meriah. Bukan karena 'aji mumpung' ..bukan karena aku menjabat jadi Menteri lho ya....

Tanya:
Bu Menkes, sesuai tradisi di Indonesia, pihak mempelai pria sebenarnya tak perlu repot-repot bikin pesta dan tetek bengek lainnya. Kenapa yang memestakan kok pihak Ibu?

Menkes:
Maaf ya, menantu saya itu dari keluarga kurang mampu, jadi tak mungkin bisa bikin pesta meriah. Jadi nggak salah dong kalau saya yang kebetulan mampu ikut memestakan.

Tanya:
Duit untuk membiayai pestanya dari mana Bu?

Menkes:
Ya dari tabungan saya pribadi dong. Kalau ada yang menyumbang, asalkan ikhlas, nggak masalah tho?

Tanya:
Memang jumlah tabungan Ibu berapa Rupiah dan berapa Dollar AS? Di bank mana saja?

Menkes:
Wah, itu rahasia dong! Ndak elok kalau pamer-pamer harta......

Tanya:
Bu, apa betul keluarga Sutrisno baktiar Afandi Yusup dan kerabat Junus Kalla Menjono menguasai 'bisnis' Depkes dan buka kantor disitu?

Menkes:
Waduh, itu juga rahasia....kasih pertanyaan yang lain deh...

Tanya:
Bu Menkes, saya dengar dari teman-teman wartawan yang ngepos di Depkes, bahwa banyak pejabat Depkes khawatir kalau Ibu termasuk yang bakal dilengserkan dari Kabinet. Karena mau lengser, lalu Ibu bikin pesta besar-besaran?

Menkes:
Waduh, jangan berspekulasi dong. Anda ini tahu apa....?
Soal perombakan Kabinet itu wewenang Presiden. Kalau menurut Presiden prestasi kerjaku baik ya pasti tetap dipertahankan. Pokoknya pesta ini tak ada kaitan sama sekali bahwa saya mau dicopot dari Kabinet. Memang kan isunya dua Menteri dari PAN yaitu saya dan Menteri Pendidikan mau dicopot karena banyak KKN-nya. Coba dong buktikan mana ada KKN di departemenku. Diaudit sama KPK juga saya ndak takut.

Tanya:
Nah, Bu Menkes setuju ndak kalau pesta pernikahan keluarga pejabat
seperti ini juga termasuk yang diaudit oleh KPK?

Menkes:
Lho apa urusannya? Saya kan tak mempergunakan uang negara untuk bikin pesta ini. Ya kalau ada perusahaan dan perorangban yang menyumbang miliaran, itu kan bukan uang negara?

Tanya:
Apa bukan termasuk suap?

Menkes:
Ndak lah..itu sumbangan ikhlas kok, bukan suap....sudahlah pertanyaannya jangan nyerempet-nyerempet.

Tanya:
Maaf, Bu Menkes jangan tersinggung ya. Beberapa staf Ibu di Depkes
meramalkan bahwa 5 tahun mendatang kalau masih menjabat jadi Menkes, Ibu akan buka show room mobil. Betulkah?

Menkes:
Lho, pertanyaan apa ini? Kok aneh banget tho....aku kan Menteri Kesehatan, mosok berbisnis mobil.

Tanya:
Begini, baru setahun menjabat, Ibu saat ini sudah bisa mengoleksi 9
mobil mewah. Kalau lima tahun menjabat kan artinya bisa ngumpulin
50-an mobil. Artinya itu sudah bisa jadi modal untuk buka show room mobil mewah.

Menkes:
*&^%$$###()())))&^%%%%*** ...... !!!!!!!!
__________________
Kebebasan bukanlah sesuatu yang menguntungkan jika tidak memberikan kebebasan untuk melakukan kesalahan (Mahatma Gandhi)

"With Love to All Mother"

==Ngopi dr blog sebelah :D==
Ketika ibu saya berkunjung, ia
mengajak saya untuk berbelanja
bersamanya karena dia membutuhkan
sebuah gaun yang baru. Saya
sebenarnya
tidak suka pergi berbelanja bersama
dengan orang lain, dan saya bukanlah
orang yang sabar, tetapi walaupun
demikian kami berangkat juga ke pusat
perbelanjaan tersebut. Kami
mengunjungi setiap toko yang
menyediakan gaun wanita, dan ibu saya
mencoba gaun demi gaun dan
mengembalikan semuanya. Seiring hari
yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu
saya mulai frustasi. Akhirnya pada
toko terakhir yang kami kunjungi, ibu
saya mencoba satu stel gaun biru yang
cantik terdiri dari tiga helai. Pada
blusnya terdapat sejenis tali di
bagian tepi lehernya, dan karena
ketidaksabaran saya, maka untuk kali
ini saya ikut masuk dan berdiri
bersama ibu saya dalam ruang ganti
pakaian, saya melihat bagaimana ia
mencoba pakaian tersebut, dan dengan
susah mencoba untuk mengikat talinya.

Ternyata tangan-tangannya sudah mulai
dilumpuhkan oleh penyakit radang
sendi dan sebab itu dia tidak dapat
melakukannya, seketika ketidaksabaran
saya digantikan oleh suatu rasa
kasihan yang dalam kepadanya. Saya
berbalik pergi dan mencoba
menyembunyikan air mata yang keluar
tanpa saya sadari. Setelah saya
mendapatkan ketenangan lagi, saya
kembali masuk ke kamar ganti untuk
mengikatkan tali gaun tersebut.
Pakaian ini begitu indah, dan dia
membelinya.
Perjalanan belanja kami telah
berakhir, tetapi kejadian tersebut
terukir dan tidak dapat terlupakan
dari ingatan saya. Sepanjang sisa hari
itu, pikiran saya tetap saja kembali
pada saat berada di dalam ruang ganti
pakaian tersebut dan terbayang tangan
ibu saya yang sedang berusaha mengikat
tali blusnya. Kedua tangan yang penuh
dengan kasih, yang pernah menyuapi
saya, memandikan saya, memakaikan
baju, membelai dan memeluk saya, dan
terlebih dari semuanya, berdoa untuk
saya, sekarang tangan itu telah
menyentuh hati saya dengan cara yang
paling membekas dalam hati saya.

Kemudian pada sore harinya, saya pergi
ke kamar ibu saya, mengambil
tangannya, menciumnya ... dan yang
membuatnya terkejut, memberitahukannya
bahwa bagi saya kedua tangan tersebut
adalah tangan yang paling indah di
dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa
Tuhan telah membuat saya dapat melihat
dengan mata baru, betapa bernilai dan
berharganya kasih sayang yang penuh
pengorbanan dari seorang ibu. Saya
hanya dapat berdoa bahwa suatu hari
kelak tangan saya dan hati saya akan
memiliki keindahannya tersendiri.
Dunia ini memiliki banyak keajaiban,
segala ciptaan Tuhan yang begitu
agung, tetapi tak satu pun yang dapat
menandingi keindahan tangan Ibu...

Note : Berbahagialah yang masih
memiliki Ibu. Dan lakukanlah yang terbaik untuk-nya
Back

"Panggung Sandiwara"

Dunia ini Panggung Sandiwara

Saat kita memainkan suatu peran
Saat kita harus berkelai dengan nasib
Saat kita menuai badai kehidupan

Teriang tas kerinduan

Kembali...
Kembali merajut tuck bangun kepastian
Kepastian akan kehidupan
Kehidupan yang abadi
abadi meraih ke bahagiaan
Kebahagian yang terlupakan
Terlupakan atas ke galauan jiwa
Jiwa yang membeku
membeku atas keabadian
keabadian yang terluka
terluka karena Cinta

Cinta Sejati...
Mendengar apa yang tidak dikatakan
Mengerti apa yang tidak dijelaskan
Sebab Cinta tidak datang dari
birir,lidah ataupun pikiran
melain dia datang dari HATI

"Coment ye...satu batang coklat menantimu :D"

Berikan sedikit waktu ye...tuk sekedar menorehkan goresan tangan mungilmu.,tapi inget jangan asal ngomonk.,
"gw gampar loe..."
wakakakakakaka...............

Recent Comments